jump to navigation

Smart Card July 18, 2007

Posted by Dedy Rustandi in Java.
trackback

Smart card adalah sebuah kartu yang terdiri atas sebuah microprocessor dan sebuah memory card. Atau bisa juga hanya berupa memory card tanpa logic programmable. Microprocessor dapat menambah, menghapus atau memanipulasi informasi pada kartu. Sementara untuk memory-chip hanya dapat digunakan pada aplikasi-aplikasi yang telah didefinisikan sebelumnya.
Smart card, tidak seperti magnetip stripe, dapat membawa informasi dan operasi yang dibutuhkan pada kartu. Oleh karena itu, dengan menggunakan smart card, kita tidak perlu mengakses database pada saat transaksi.

Smart card tidak memiliki batrei, dan akan aktif ketika tersambung dengan card reader. Ketika tersambung dengan card reader, kartu akan bersifat pasif untuk menerima perintah dari aplikasi client.
Smart card dapat berupa contact atau contactless. Sesuai dengan namanya, komunikasi dengan contact smart card mengharuskan kontak secara fisik antara card reader dengan smart card yang terdiri atas 8-pin contact, sementara contactless, komunikasi berlangsung melalui sinyal frekuensi radio, dengan batas maksimum 2 kaki. Komunikasi dengan contactless menerapkan teknologi RFID yang tersimpan pada bagian dalam kartu.
Saat ini, terdapat 3 kategori smart card, yaitu :
1. Integrated Circuit Microprocessor Cards
Smart card jenis ini (dikenal industri sebagai ”kartu chip”) memiliki penyimpanan memory yang lebih besar dan juga memiliki sekuritas data yang lebih baik daripada magnetipe stripe. Smart card jenis ini juga memungkinkan pemrosessan data dilakukan pada kartu. Saat ini sudah memiliki spesifikasi 8-bit processor, 16KB read-only memory dan 512 byte random access memory. Spesifikasi ini setara dengan komputer IBM-XT tapi dengan kapasitas memory lebih sedikit.
Saat ini, smart card jenis ini telah digunakan pada berbagai macam aplikasi, khususnya kartu yang sudah menyediakan fitur cryptography didalamnya. Beberapa contoh dari penggunaan kartu ini antara lain :
– Kartu yang menyimpan uang (menyimpan nilai uang)
– Kartu yang menyimpan nilai equivalen dari uang. Contohnya : affinity card
– Kartu yang dapat memberikan akses yang aman untuk mengakses sebuah network
– Kartu yang dapat mencegah pemalsuan telepon selular

2. Integrated Circuit Memory Cards
Kartu IC memory dapat menampung data antara 1-4 KB, tapi tidak memiliki processor untuk memanipulasi data. Kartu jenis ini dalam penggunaannya tergantung pada jenis card reader yang digunakan. Kartu ini cocok digunakan untuk operasi yang tetap (sudah ditentukan). Kebanyakan kartu ini digunakan untuk kartu telpon pra-bayar. Memory cards sering digunakan sebagai alternatif dari magnetipe stripe cards karena tingkat sekuritas yang lebih tinggi.
3. Optical Memory
Optical memory bentuknya hampir sama dengan CD. Optical memory dapat menyimpan data lebih dari 4MB. Seperti layaknya CD, sekali menulis, data tersebut tidak akan dapat diubah atau dihapus. Kartu jenis ini cocok untuk menyimpan record pribadi, seperti medical record, driving record atau history travel. Saat ini, kartu ini masih tidak memiliki processor.

Comments»

1. neepa - June 2, 2009

artikel yang bagus…
thanx yaw…
beberapa artikel anda kemarin tentang smart card sempat saya jadikan referensi buat project saya…..dan alhamdulillah membantu sekali
terus dikembangkan yach…

2. Tamz - January 30, 2013

Makasih banyak gan, jadi kebantu nih🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: