jump to navigation

Shame culture April 20, 2007

Posted by Dedy Rustandi in Nihongo.
trackback

Istilahnya Haji (恥) atau shame

Budaya malu bisa dikatakan adalah inti dari mental orang jepang. Ini sangat bertentangan dengan budaya barat, yang menganut budaya “guilt culture”. Seorang antropologist bernama Rudith Benedict mengatakan, budaya “guilt culture” nya orang barat berdasarkan prinsip moral seseorang, sedangkan moral di jepang not ruled by inner principle, but external feeling of shame.
Bisa dikatakan, lebih baik mati daripada harus menanggung malu. Itu sebabnya banyak kasus bunuh diri disini.

Comments»

1. nakula - May 1, 2007

Ded, disana metode bunuh diri yang paling ngetrend gimana?

2. dedy13 - May 1, 2007

disini ada sekte yang dilarang pemerintah. sekte itu selalu menganjurkan penganutnya untuk mati dalam keadaan terhormat alias bunuh diri. Cman akhir2 ini ada kasus aneh..orang yang habis minum tamiflu tiba2 bunuh diri
Metodenya ya macem2..terjun dari gedung, racun mobil dll
CMIIW

3. purna - May 2, 2007

awakmu gak pengen bunuh diri kan ded ;))

4. dedy13 - May 2, 2007

@purna
sego sek enak lapo bunuh diri😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: